SORONG — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kota Sorong menggelar Kejuaraan Catur di Waroeng Hangout, Kota Sorong, Senin (17/8/2026).
Puluhan pecatur dari berbagai komunitas di Kota Sorong ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Para peserta terlihat serius menyusun strategi dalam setiap pertandingan, sementara suasana kompetisi berlangsung penuh konsentrasi.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarpemain sekaligus mendorong perkembangan olahraga catur di Kota Sorong dan Papua Barat Daya.
Ketua PERCASI Kota Sorong, Syahbudin, S.Pd., M.M., mengatakan kejuaraan tersebut menjadi salah satu upaya untuk kembali menghidupkan gairah olahraga catur di daerah.
“Kejuaraan ini bukan hanya untuk memeriahkan HUT RI. Ini adalah ruang untuk menghidupkan kembali gairah catur di Papua Barat Daya. Semua pengurus PERCASI Kota Sorong berkewajiban membesarkan organisasi ini. Tugas saya memastikan semua kegiatan berjalan,” ujar Syahbudin.
Syahbudin juga menyampaikan rencana PERCASI Kota Sorong menggelar event berskala lebih besar pada September mendatang dengan menghadirkan atlet-atlet catur nasional.
“Kegiatan di bulan September nanti, PERCASI Kota Sorong akan mengundang atlet-atlet catur nasional. Ini momentum kita menunjukkan bahwa Sorong siap menjadi tuan rumah kegiatan catur tingkat nasional,” katanya.
Menurutnya, PERCASI Kota Sorong akan terus membangun koordinasi dengan PERCASI Provinsi Papua Barat Daya dan pemerintah daerah untuk meningkatkan pembinaan olahraga catur.
“Tugas saya juga mendorong agar PERCASI Kota Sorong mendapat dukungan anggaran. Alhamdulillah saat ini sudah masuk dalam APBD Perubahan Kota Sorong. Kami percaya, dengan dukungan Walikota dan semua pihak, PERCASI akan terus berkembang,” jelasnya.
Syahbudin berharap Papua Barat Daya ke depan dapat menjadi tuan rumah event catur berskala nasional. Ia menilai potensi pecatur di daerah tersebut cukup besar dan perlu mendapatkan ruang pembinaan yang berkelanjutan.
“Ini tidak hanya sekadar memeriahkan HUT RI, tapi juga kami jadikan sebagai langkah identifikasi pecatur-pecatur handal. Agar ke depan bisa menjadi atlet catur andalan yang mengharumkan nama Kota Sorong dan Papua Barat Daya,” pungkasnya.
Ketua Panitia menambahkan, kejuaraan tersebut juga bertujuan mempererat tali persaudaraan antarpemain dan pecinta catur di Kota Sorong. Selain berkompetisi, para peserta dapat menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang silaturahmi dan bertukar pengalaman.
Salah satu peserta, Indra (32), mengaku senang dengan adanya kejuaraan tersebut. Ia menilai Kota Sorong memiliki banyak bibit pecatur potensial yang perlu terus dibina.
“Di Kota Sorong banyak atlet-atlet catur potensial. Kegiatan seperti ini penting sebagai ajang silaturahmi sekaligus mengasah kemampuan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus rutin digelar,” ucap Indra.